Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun - Koranmu Jateng
GRID_STYLE

Post/Page

Weather Location

{fbt_classic_header}

Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun

Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun

Selasa 12 Desember 2017, 14:09 WIB Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun Bayu Ardi Isnanto - detikNews Yusak Si…

Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun

Selasa 12 Desember 2017, 14:09 WIB Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 Tahun Bayu Ardi Isnanto - detikNews Penipu Ratusan Miliar di Solo Ditangkap Setelah Buron 2,5 TahunYusak Sie Haryanto dikawal petugas. (Foto: Bayu Ardi Isnanto/detikcom) Solo - Seorang buron penipuan investasi emas diringkus aparat Polresta Surakarta. Dia ditangkap setelah 2,5 tahun masuk ke dalam daftar pencarian orang (DPO) karena diduga membawa kabur uang korbannya hingga ratusan miliar rupiah.
Tersangka bernama Yusak Sie Haryanto tersebut ditangkap di kawasan Prambanan, Kabupaten Klaten, Senin (11/12) pukul 16.30 WIB.
"Pelaku kita tangkap berdasarkan bantuan dari Satlantas Polres Klaten dan dibackup Ditreskrimum Polda Jateng," kata Kasatreskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi, di Mapolresta Surakarta, Selasa (12/12/2017) siang.
Pelaku melakukan aksi penipuan dengan modus menawarkan profit 10-20 persen per minggu kepada investornya. Aksinya terus berlangsung dalam kurun waktu sejak 2013 hingga 2015.
"Agar korban percaya, profit benar-benar diberikan sekali dua kali, setelah itu korban menambah investasi lalu menghilang dan induknya tidak dikembalikan," ujarnya.
Adapun pelaku menawarkan investasi bodong berupa emas. Namun emas yang ditawarkan tidak pernah ada. Sedikitnya 15 orang telah melaporkan aksi Yusak. Pelaku terdata sebagai warga Jebres, Solo. Namun dia tinggal tidak menetap sehingga polisi sulit melacaknya.
"Korban yang sudah melapor ke Polresta Surakarta ada 15 orang. Itu sudah mencapai ratusan miliar rupiah. Itu belum yang dari daerah lainnya. Saat ini jumlah korba n dan total kerugian terus kami kembangkan. Barang bukti sementara ada kendaraan bermotor hasil aksi pelaku yang saat ini dia pakai," ujarnya.
"Kita kenakan pasal penipuan dan penggelapan. Lalu kita juncto-kan dengan pasal tindak pidana pencucian uang," lanjutnya.
(mbr/mbr)Sumber: Google News | Koranmu Jawa Tengah

Tidak ada komentar